HELLO, WELCOME TO MY BLOG! Kursor Blog
Image by Cool Text: Free Logos and Buttons - Create An Image Just Like This

Jumat, 22 November 2013

SIFAT YANG HARUS DIMILIKI WIRAUSAHAWAN AGAR BERHASIL



Untuk menjadi wirausaha yang berhasil, perlu memiliki sikap atau sifat :

1.     Jujur dan Berani
Apabila kita berbicara tentang jujur pasti berhubungan dengan kata amanah. Amanah adalah salah satu sifat nabi besar kita Muhammad saw yang artinya dapat dipercaya. Menurut kamus besar bahasa Indonesia Jujur adalah lurus hati; tidak berbohong; tidak curang (artikata.com). Jika  orang  itu  menceritakan informasi tentang  gambaran  tersebut kepada orang lain tanpa ada “perobahan” (sesuai dengan realitasnya ) maka sikap yang seperti itulah yang disebut dengan jujur (Jalius HR pada http://jalius12.wordpress.com/2010/03/28/pengertian-jujur/). Dari kedua defenisi diatas bisa Saya simpulkan bahwa Jujur itu merupakan suatu sikap dalam menyampaikan suatu hal baik dari ucapan maupun perbuatan secara apa adanya, tanpa ditambahkan bumbu untuk menarik emosi seseorang.
Dari definisi di atas, menurut Saya dalam berwirausaha, sifat jujur itu sangatlah penting karena seorang wirausahawan dalam menawarkan dagangannya harus memberitahu spesifikasi dari dagangannya secara apa adanya tanpa ditambahi kebohongan untuk memikat pembeli. Apabila pedagang tersebut jujur, maka ada rasa puas dari konsumen setelah membeli dagangannya walaupun setelah digunakan terjadi kerusakan atau hal yang tentu tidak diinginkan, karena sebelum membeli seorang wirausahawan itu telah memberitahukan kelebihan dan kekurangan dari dagangannya. Lalu pada saat berbisnis pun sikap jujur ini harus diterapkan, apabila kita melaksanakan suatu usaha bersama seorang rekan bisnis, kita haruslah jujur dalam hal pengeluaran, untung rugi, serta keadaan lainnya tentang usaha yang dijalankan bersama. Sikap jujur inilah yang mampu membangun kepercayaan konsumen dan rekan bisnis terhadap dirinya maupun usahanya.
Selain sifat jujur, seorang wirausahawan haruslah mempunyai sifat berani. Menurut kamus besar bahasa Indonesia berani adalah mempunyai hati yg mantap dan rasa percaya diri yg besar dl menghadapi bahaya, kesulitan, dsb; tidak takut (gentar, kecut): mempertahankan kebenaran (artikata.com). Berani merupakan satu kekuatan tersembunyi yang wujud dalam diri setiap manusia untuk menghadapi cabaran dan masalah kehidupan. (Muhammad Yussof Ali pada http://myussoff.blogspot.com/2011/03/pengertian-sifat-berani.html). Dapat saya simpulkan dari definisi kedua pengertian di atas bahwa berani adalah sifat seseorang yang tidak takut dalam mengahadapi suatu masalah.
Sifat berani sangatlah penting untuk seorang wirausahawan. Sebelum membuka usahanya, dia harus memikirkan matang-matang tentang resiko apa saja yang akan dihadapinya saat membuka usahanya. Dalam hal ini artinya dia mempunyai sifat berani melakukan/melaksanakan dan mengambil resiko apabila terjadi bangkrut atau semacamnya . Lalu apabila usahanya telah jalan, namun pada saat pertengahan jalan usahanya mengalami krisis, dan dia memutuskan untuk mem PHK beberapa pegawainya, ini adalah salah satu sifat berani mengambil keputusan.

2.     Dipercaya
Dipercaya (amanah) ini sangatlah berkaitan dengan sifat jujur. Amanah adalah bila diberi kepercayaan dalam berwirausaha tidak khianat, kalau berkata selalu benar dan jika berjanji dalam bisnis tidak mungkir (Umar pada http://umarstain.blogspot.com/2009/04/sikap-jujur-bagi-wirausahawan.html). Arti kata percaya dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah menganggap atau yakin bahwa seseorang itu jujur (tidak jahat dsb), (artikata.com).  Dalam kamus besar bahasa Indonesia dipercaya adalah diserahkan dengan  sepenuh kepercayaan (supaya dijaga, diurus, dsb); diamanatkan (artikata.com). Bila Saya luaskan berarti dipercaya itu kepercayaan yang telah ditanam oleh seseorang kepada kita karena sikap jujur yang kita lakukan terhadapnya. Jadi menurut saya dipercaya itu merupakan timbal balik dari sikap jujur.
Seorang wirausahawan haruslah mampu membuat dia menjadi seseorang yang dapat dipercaya oleh konsumennya. Apabila ia sudah dipercayai oleh konsumennya, maka ada kepuasan pada saat kita menjual produk, dan si konsumen membeli produk kita. Lalu apabila kita mempunyai rekan bisnis dalam usaha yang kita jalankan, jika kita menjadi seseorang yang dipercaya dan kita mampu menjaga kepercayaanya, seorang rekan bisnis ini akan merasa senang untuk berbisnis dengan kita. Disaat kita telah dipercaya, kita harus mampu menjaga kepercayaanya, disaat kita mampu menjaga keprcayaannya, maka konsumen serta rekan bisnis kita semakin bertambah yang tentu memberikan dampka positif dalam meraih keuntungan secara halal.
3.     Bertanggung Jawab
Menurut kamus besar bahasa Indonesia bertanggung jawab adalah berkewajiban menanggung; memikul tanggung jawab: menanggung segala sesuatunya (artikata.com). Bila Saya luaskan makna dari bertanggung jawab itu dalah kewajiban dari diri seseorang untuk menanggung ataupun memikul segala sesuatu. Dalam kewirausahaan, seorang wiraushawan bertanggung jawab atas usaha maupun pegawainya. Bertanggung jawab atas usahanya itu adalah dia menjamin produk dari usahanya diproduksi secara baik dan menghasilkan produk yang berkualitas, apabila usahanya tengah mengalami kendala, dia turun tangan dan berpikir dengan kepala dingin serta mengambil keputusan yang matang untuk kelancaran usahanya dan kelancarannya bersama rekan bisnisnya. Bertanggung jawab atas pegawainya yaitu menjamin kesehatan dan keselamatan kerja pegawainya, serta memberikan gaji sesuai dengan haknya.
4.     Mempunyai Kecerdasan serta perduli terhadap lingkungan
Saat kita menjadi seorang wirausahawan, kita tentu harus cerdas dalam berpikir. Sebelum kita terjun ke dunia wirausaha tentu kita harus tahu dulu tujuan usaha, maksud dan manfaatnya bagi lingkungan sekitar dari usaha yang akan kita laksanakan. Lalu belajar tentang ilmu kewirausahaan, setelah itu kita harus mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia wirausaha, lalu kita mulai menjalakannya, mengelola serta mengembangkan usaha yang kita lakoni. (dirangkum melalui sumber: http://www.sukbis.com/tahapanmenjadi-wirausahawancerdas/). Dari tahapan-tahapan tersebut sebelum kita terjun ke dunia wirausaha, kita harus belajar dulu, hal itu menujukkan bahwa seorang wirausahawan itu harus cerdas. Cerdas dalam mengembangkan usahanya, cerdas dalam meletakkan lokasi usahanya, cerdas dalam menjual produk yang sangat dibutuhkan konsumen seiring perkembangan jaman. Apabila seorang wirausahawan tidak cerdas, tentu dia tidak akan mampu bersaing di dalam jalur perdagangan dan dia akan dibodohi oleh rekan bisnisnya. Tetapi apabila dia cerdas, dia akan mampu bersaing di jalur perdagangan serta menjadi rekan bisnis yang hebat dan mampu menguasai bursa perdagangan.
Lalu seorang wirausaha dalam membangun usahanya haruslah memperhatikan lingkungan sekitar, apakah usahanya itu apabila dibangun dapat mengganggu pemukiman warga atau tidak. Apabila usahanya saja mengganggu pemukiman warga, seperti adanya limbah produksi, mengotori daerah sekitar pemukiman, tentulah minat warga untuk menjadi konsumen sangat kecil. Hal itu dikarenakan pola pikir warga tentang usaha itu telah jelek, karena limbah yang dihasilkan oleh usaha itu merusak daerah sekitar pemukiman warga. Cobalah, apabila wirausahawan perduli terhadap lingkungannya, tentu dapat berpeluang besar menarik minat konsumen untuk membeli produknya.
Dari penjelasan keempat sifat/sikap yang harus dimiliki seorang wirausaha untuk mencapai keberhasilan, menunjukkan bahwa apabila sala satu di antara sifat/sikap itu tidak ada pada diri seorang wirausaha, maka dia tidak akan menjadi seseorang wirausahawan yang berhasil. Terapkanlah keempat sifat itu, karena tidak akan ada ruginya bagi diri kita, malah keempat hal itu akan menjadi keuntungan bagi diri kita sendiri karena orang-orang akan menyegani kita sehingga usaha yang sedang kita jalankan akan mendapat tanggapan positif baik dari konsumen maupun sesama rekan bisnis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar