HELLO, WELCOME TO MY BLOG! Kursor Blog
Image by Cool Text: Free Logos and Buttons - Create An Image Just Like This

Selasa, 28 Mei 2013

Contoh penerapan manajemen resiko di dunia industri


CONTOH PENERAPAN MANAJEMEN RESIKO DI DUNIA INDUSTRI
            Manajemen risiko merupakan aplikasi dari manajemen umum yang secara khusus membahas strategi untuk mengatasi aktivitas-aktivitas yang menimbulkan risiko yang terjadi. Strategi yang berhubungan dengan cara untuk menghindari risiko yang akan terjadi pada semua industri yang ada di Indonesia.
Cara untuk menangani risiko-risiko menurut Mark S. Dorfman (2000), menggunakan profiling atau risk mapping yaitu  metode loss control  dan  risk financing .
Ø  Loss control, adalah suatu kegiatan untuk mengurangi kerugian biaya yang diharapkan dan mengurangi tingkat keseringan dan dampak kerugian yang terjadi. Loss contol sendiri dibagi menjadi tiga yaitu:
Ø   Risk avoidance, adalah suatu penerapan metode yang dilakukan dengan cara menghindari memproduksi produk yang berbahaya.
Ø   Loss prevention, adalah suatu penerapan metode yang digunakan untuk mencegah terjadinya kerugian atau kehilangan.
Ø   Loss reduction, adalah suatu penerapan metode yang dilakukan dengan cara memperkecil dampak-dampak kerugian yang terjadi.
Ø  Risk financing, adalah suatu metode yang digunakan untuk menentukan kapan dan kepada siapa biaya kerugian ditanggungkan. Risk financing sendiri dibagi menjadi empat yaitu:
Ø   Risk assumption, adalah suatu penerapan metode yang dilakukan dengan cara menerima akibat dari segala risiko yang terjadi.
Ø   Retention, adalah suatu metode yang dilakukan dengan menahan obligasi untuk mengganti sebagian atau keseluruhan kerugian.
Ø  Risk transfer, adalah suatu penerapan metode yang dilakukan dengan memperbolehkan perusahaan untuk mentransfer risiko ke perusahaan lain, selain perusahaan asuransi.
Ø  Insurance, adalah suatu penerapan metode yang dilakukan dengan mengasuransikan segala sesuatu yang mempunyai potensi besar untuk terjadi risiko, kepada perusahaan asuransi.
Banyak sekali manfaat dari diterapkannya manajemen resiko di Industri ini yaitu :
1.      Ketahanan terhadap krisis, stabilitas dan kelangsungan industri.
2.      Mengurangi surprise dan fluktuasi keuangan dan operasional.
3.      Menambahkan nilai industri melalui peningkatan putusan strategi.
4.      Mendorong peningkatan inovasi dan kreativitas.
5.      Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pemanfaatan sumber daya industri tersebut.
6.      Memesukan aspek kepatuhan dan inforcement.
7.      Membuka peluang industri karna fleksibilitas proses strategi management.
8.      Memenuhi akutanbilitas keuangan dan memperkuat kinerja.
9.      Meningkatkan Reputasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar