PENGERTIAN KURIKULUM MENURUT PARA
AHLI
NAMA : OVITA LAURA
NIM : 06121012007
PENDIDIKAN TEKNIK MESIN 2012
1.
George
A. Beaucham (1976)
Kurikulum
sebagai bidang studi membentuk suatu teori yatu teori kuriklum. Selain sebagai
bidang studi kurikulum juga sebagai rencana pengajaran dan sebagai suatu sistem
(sistem kurikulum) yang merupakan bagian dari sistem persekolahan. (sumber :
eliasusamtiazzahra.blogspot.com/20/12/03/pengertian-kurikulum-menurut-beberapa.html)
2.
Harsono
(2005)
Kurikulum
merupakan gagasan pendidikan yang diekspresikan dalam praktik. Dalam bahasa
latin, kurikulum berarti track atau
jalur pacu. Saat ini definisi kurikulum semakin berkembang, sehingga yang
dimaksud kurikulum tidak hanya gagasan pendidikan tetapi juga termasuk
keseluruhan program pembelajaran yang terencana dari suatu institusi. (sumber :
eliasusamtiazzahra.blogspot.com/20/12/03/pengertian-kurikulum-menurut-beberapa.html)
3.
Hilda
Taba (1991)
Kurikulum
pada umumnya berisi pernyataan tujuan dan tujuan khusus, menunjukkan seleksi dan
organisasi konten, mengimplikasikan, dan menginfestasikan pola belajar mengajar
tertentu, karena tujuan menuntut mereka atau karena organisasi konten mempersyaratkannya.
Pada akhirnya, termasuk di dalamnya program evaluasi outcome. (sumber : bagikanlink.com/2013/03/pengertian-kurikulum-menurut-para-ahli.html)
4.
Frank
Bobbit (1918)
Kurikulum
dapat diartikan keseluruhan pengalaman, yang tak terarah dan terarah, tertumpu
kepada perkembangan kebolehan individu atau satu sisi latihan pengalaman langsung
secara sdar digunakan oleh sekolah utuk melengkapi dan menyempurnakan
pendedahannya. (sumber:
destalyana.blogspot.com/2007/09/beberapa-pengertian-kurikulum.html)
5.
S.
H. Hasan (1992)
Kurikulum
bersifat fleksibilitas mengandung dua posisi. Pada posisi pertama berhuungan
dengan fleksibilitas sebagai suatu pemikiran kependidikan bagi diklat. Dengan
demikian, pada posisi teoritik yang harus dikembangkan dalam kurikulum sebagai
rencana. Pengertian kedua yaitu sebagai akidah pengembang kurikulum. Terdapatnya
posisi pengembang ini karena adanya perubahan pada pemikiran kependidikan atau
pelatihan. (sumber:
depdiknas.go.id/jurnal/35)
6.
Beane,
dkk (1986)
Kurikulum
yakni bahwa konsep kurikulum dapat diklasifikasikan ke dalan empat jenis
pengertian yang meliputi :
1. Kurikulum
sebagai produk;
2. Kurikulum
sebagai program;
3. Kurikulum
sebagai hasil yang diinginkan;
4. Kurikulum
sebagai pengalaman belajar bagi peserta didik.
7. Kelly (1983)
Curriculum
as, “All the learning which is planned and guied by the school, whether it is carried
on ingroups or individually, inside or outside the scholl. Ways of approaching
curriculum theory and practice :
1. Curriculum
as a body of knowledge to be transmitted;
2. Curriculum
as an attempt to achieve certain ends in students-product
3. Curriculum
as process. (sumber :
ciast.gov.my/backup/malay)
8.
Ronald.
C. Doll (1974)
The
commonly accepted definition of the curriculum has changed from content of
study and list of subject and courses to all the experience which are offered
to learnes unders the auspises or direction of the school. (sumber :
m.kompasiana.com/post/edukasi/2009/12/16/134-pengertian-kurikulum-lengkap)
9.
Jhonson
(1967)
Curriculum
is a structured series of itended learning out comes. (sumber : m.kompasiana.com/post/edukasi/2009/12/16/134-pengertian-kurikulum-lengkap)
10. Beauchamp (1968)
Curriculum
is a written document which may contain many ingridients, but basically it is
the plant for education of pupils during their enrollment in given school. (sumber : m.kompasiana.com/post/edukasi/2009/12/16/134-pengertian-kurikulum-lengkap)
Kesimpulan :
Pengertian
kurikulum dapat saya simpulkan adalah suatu tataan dal proses belajar mengajar
agar menjadi teratur dan lebih baik dalam proses belajar mengajar yang telah direncanakan
dan di arahkan guna tercapainya tujuan pendidikan. Kurikulum ini langsung
diberikan dari pusat demi terjalannya tatanan pendidikan yang lebih baik dari
pengalaman sebelumnya.
sankyu..
BalasHapus