Struktur Kurikulum Mata
Pelajaran Smk: Urutan Materi, Kedalaman Materi, Cakupan materi
Nama : Ovita Laura
Nim : 06121012007
Pendidikan Teknik Mesin
2012
Struktur
kurikulum Mata Pelajaran SMK merupakan pola dan susunan pelajaran yang harus
ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan
kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan
dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar
yang tercantum dalam struktur kurikulum. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas
standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan berdasarkan standar
kompetensi lulusan.
1. Penentuan urutan
materi
Urutan penyajian (sequencing) materi
sangat penting untuk menentukan urutan mempelajari atau mengajarkannya. Tanpa
urutan yang tepat, jika di antara beberapa materi pembelajaran mempunyai
hubungan yang bersifat prasyarat (prerequisite) akan menyulitkan
siswa dalam mempelajarinya.
Materi pembelajaran yang sudah
ditentukan ruang lingkup serta kedalamannya dapat diurutkan melalui dua
pendekatan pokok , yaitu: pendekatan prosedural, dan hierarkis.
a.
Pendekatan prosedural.
Urutan materi pembelajaran secara
prosedural menggambarkan langkah-langkah secara urut sesuai dengan
langkah-langkah melaksanakan suatu tugas. Misalnya langkah-langkah membongkar
kopling, langkah-langkah mengoperasikan kopling.
b.
Pendekatan hierarkis
Urutan materi pembelajaran secara
hierarkis menggambarkan urutan yang bersifat berjenjang dari bawah
ke atas atau dari atas ke bawah. Materi sebelumnya harus dipelajari dahulu
sebagai prasyarat untuk mempelajari materi berikutnya.
2. Kedalaman Materi
Kedalaman Materi ialah rincian
konsep-konsep yang terkandung di dalam materi pelajaran yang harus dipelajari
dan dikuasai oleh peserta didik dalam proses pembelajaran.
3. Cakupan Materi
Dalam
menentukan cakupan atau ruang lingkup materi pembelajaran harus memperhatikan
beberapa aspek berikut :
1. Aspek kognitif (fakta, konsep,
prinsip, prosedur) aspek afektif, ataukah aspek psikomotor.
2. Keluasan cakupan materi
berarti menggambarkan seberapa banyak materi-materi yang dimasukkan ke dalam suatu materi pembelajaran.
3. Kecukupan atau memadainya
cakupan materi juga perlu diperhatikan. Memadainya cakupan aspek materi dari
suatu materi pembelajaran akan sangat membantu tercapainya penguasaan
kompetensi dasar yang telah ditentukan. Cakupan atau ruang lingkup materi perlu
ditentukan untuk mengetahui apakah materi yang akan diajarkan terlalu banyak,
terlalu sedikit, atau telah memadai sehingga terjadi kesesuaian dengan
kompetensi dasar yang ingin dicapai.
Kesimpulan : antara urutan materi, kedalaman, materi,
dan cakupan materi mempunyai hubungan erat satu sama lain. Sebagaimana urutan
materi merupakan urutan pembelajaran, yang dimana setiap materi mempunyai
hubungan antara satu sama lain, sehingga pada saat kita akan masuk ke materi
selanjutnya kedalaman materi pada materi sebelumnya harus tercapai/dikuasai
oleh siswa SMK. Cakupan materi itu sendiri terdiri dari ruang lingkup urutan
materi, keluasan materi, dan kecukupan materi.
Sumber :
Depdiknas. 2006. Pedoman Memilih dan
Menyusun Bahan Ajar. Jakarta.
ml.scribd.com/doc/112465511/kedalaman-materi
radarjogja.co.id
books.google.com/books?isbn=9792244107
Tidak ada komentar:
Posting Komentar